18 May 2018

Free Food Car by Sekolah Relawan



 Sekolah Relawan (SR) merupakan organisasi sosial yang bertujuan menyalurkan bantuan dari para donatur melalui beragam program yang unik dan menarik. Manfaat dari program tersebut adalah untuk membantu fakir, miskin, yatim dan dhuafa untuk bisa merasakan nikmatnya sandang atau pangan yang memadai. Di SR kamu bisa memilih untuk berperan menjadi relawan, donatur atau gabungan keduanya. Bagi teman-teman yang ingin menjadi donatur bisa melakukan donasi kapanpun dimanapun dengan cara yang mudah. Untuk teman-teman memiliki waktu dan tenaga yang lebih bisa menjadi relawan juga dengan mudah melalui program-program menarik milik SR. Seperti yang kita lakukan kali ini melalui program Free Food Car.

Free Food Car (FFC) adalah salah satu program Sekolah Relawan yaitu makan gratis bagi Dhuafa, Fakir, Miskin, Yatim dan Musafir. Program ini dilaksanakan setiap hari pada waktu jam makan siang sampai dengan selesai. Tempat dipilih secara acak atau sesuai dengan permintaan donatur, jadi para relawan yang ingin ikut serta bisa menyesuaikan. Jumlah porsi makanan yang disediakan sekitar 100-200 porsi. 

Untuk kali ini lokasi FFC berada di daerah pasar rebo dengan donatur dari SMANSA 91 yang merupakan para alumni. Nah kali ini para relawan ditemani para donatur juga lho. Mulai dari menyiapkan tempat, memasang banner, mengumpulkan dan mendistribusikan makanan. Kita mengutamakan untuk yang makan ditempat lebih dahulu, untuk yang mau take away juga bisa. Makanan yang kita bagikan ini asalahnya dari SR juga, jadi SR punya Team Cathering Sekolah Relawan.

Mulai dari persiapan tempat, kita menyediakan meja dan kursi juga semua peralatan makan. Nantinya kita sendiri juga yang mencuci peralatan. Yang pertama adalah pasang banner sebagai pemberitahuan. Biasanya setelah itu akan ada yang bertanya dan kita menitipkan pesan kepada mereka untuk memberitahukan kepada yang lainnya. Mempersiapkan meja kursi dan menyiapkan menu.

Disaat mereka mengantri kita juga bisa sambil berbagi. Berbagi cerita tentang keseharian mereka. Mereka yang ketika ditanya ingin beli apa. Lalu tangan kecilnya meraih botol bening dengan tutup merah bertuliskan Coke, kemudian bersuara “aku biasanya cuma ngambilin botol kosongnya gag tau gimana rasanya”.

Untuk bulan Ramadhan nanti FFC juga sudah punya jadwal mulai dari Depok-Bogor-Cibinong-Jakarta-Tangerang. Yuk untuk teman-teman yang punya waktu luang bisa bergabung. Kita berbagi, untuk teman-teman yang mau jadi donatur ataupun relawan selengkapnya bisa cek di Instagram @sekolahrelawan.










 
 





12 April 2018

LAYER PLAYER FOR OFFICE LOOK


 

Pasmina scraft by Kaffah Apparel  |  Blazer by Restu Anggraini | Pants by Cardinal Femme | Pump Shoes by Comfort Shoes 

Semenjak memilih menjadi career woman yang menghabiskan waktu banyak di sebuah perusahaan aku mempunyai banyak outfit untuk ke kantor. Beruntung cuma ada dua hari wajib untuk memakai seragam. Sisanya tentu saja melegakan untuk bisa menggunakan apa yang kita sukai.

Pilihanku kali ini adalah layer player. Dalam bahasa indonesia bisa diartikan menaruh bersusun-susun atau membuat tumpukan. Mungkin kalian akan menghindari menggunakan gaya ini dengan alasan kurang simple atau bisa terlihat gemuk. Big no, bagi seorang yang menikmati bagaimana berpakaian ini bisa disebut kreatif. Yuk kita lihat bagaimana bermain dengan layer yang membuat tampilan ke kantor jadi modis dan

Blazer menjadi sebuah kunci seorang yang ingin menunjukkan office looks. Item yang satu ini sepertinya harus ada di lemari semua pekerja wanita. Kebanyakan orang-orang memilih warna gelap salah satunya hitam, selain dengan alasan formal kesan yang ditimbulkan adalah kurus atau langsing hehe. Always look on the bright side like white. Why not? I choose.


How to play? Mix or match. Or rather, it's about getting the right mix with the correct match.
Disini aku coba memadukan blazer dengan motif kotak-kotak berwarna putih tanpa kancing. Aku memilih dua pattern, yaitu kotak-kotak pada blazer dan kemeja warna hijau tua. Keduanya tidak akan jadi masalah ketika kamu menarik sebuah fokus, aku disini memilih fokus pada warna putih dari motif kemeja dan warna dasar blazer. Pilihan warna kemeja yang lebih gelap akan memperlihatkan kontras yang baik untuk layering. Dan kembali memilih fokus warna putih untuk celana. Model celana kantor yang aku pakai ini adalah H line. Yaitu dari bagian atas hingga bawah adalah sama lebarnya.

Setelah berhasil menentukan pilihan yg akan kamu pakai selanjutnya adalah cara memakainya. Fokus utama adalah blazer, lalu aku memilih untuk memasukkan kemeja untuk membuat kesan layering jelas. Akan nampak perbedaan sisi blazer yang lebih panjang. Selain terlihat rapi dengan memasukkan kemeja akan membuat kamu terlihat jenjang ditambah dengan model celana H line yang aku sebut diatas.

Gaya jilbab yang aku pakai ini menambah kesan layering lagi dimana terlihat tampak menutupi sebagian blazer dan kemeja dengan porsi yg tepat (tidak terlalu banyak).

Memilih sepatu yang nyaman untuk digunakan sepanjang hari dengan segudang pekerjaan (lebay-lah)  adalah hal yang penting juga lho. Penampilan yang menarik tentunya akan membuat kepercayaan diri lebih meningkat dan mempengaruhi kinerja #doyouagreewithme? let's stop, back to topic. Sepatu yang aku pilih adalah warna hitam karena terkesan netral dan formal. Aku selau nyaman memakai pump shoes, sepatu dengan bagian depan yang membulat dan paduan heels membuat kesan feminim. 

Selamat mencoba, satu benefit tambahan yang kamu dapat dari style ini adalah "this layering style always keep you warm".

You should try layer player, dont be scared of bulk. The smart student of layering knows that the way to avoid looking like jumble - Vogue.

All my photos taken by Rita Nurmalasari 












01 April 2018

I WEAR FABULOUS DRESS TO THE BEACH




Hat Topi Nara | Scraft Restu Anggraini | Basic white shirt The Executive | Dress XXX


Can you spell this BEACH? Best Escape Anyone Can Have. Pergi ke pantai merupakan salah satu pilihan yang paling menarik untuk berlibur. Aku benar-benar bersemangat untuk pergi ke pantai dan memilih pakaian. Jadi untuk outfit ke pantai kali ini, aku memilih maxi dress dipadukan dengan basic shirt.

Maxi dress atau sering disebut long dress ini tidak hanya cocok digunakan saat acara formal, saat jalan-jalan atau saat santai juga oke. Pastikan kamu memilih dress yang tepat ya, seperti yang aku coba kali ini mungkin bisa jadi pilihan yang cocok. Aku suka dengan dress yang nyaman dan cantik. Pertama yang harus dilakukan adalah memilih model dress untuk menghasilkan tampilan yang bagus secara keseluruhan. Maxi dress model A line, yaitu model dress dengan cutting semakin kebawah semakin melebar. Kenapa aku pilih ini,karena saat jalan-jalan akan lebih mudah dan bebas untuk bergerak. Bagian atas maxi dress ini adalah tanpa lengan or sleeveless.

Setelah mendapat pilihan model dress selanjutnya yang gak kalah penting adalah memilih pattern yang tepat. Pilihan motif floral adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari oleh kaum wanita. Kesan feminine silhoutte dan menyatu dengan alam. Setelah berpikir memilih motif bunga maka selanjutnya adalah membawa warna cerah . Jangan anggap remeh memilih skema warna pakaian yang akan kamu pakai adalah harus. Pilihan warna-warna cerah akan menjadi bagus untuk pergi ke pantai.

Untuk menambah kesan chic aku memadukan sleeveless dengan basic white shirt. Kenapa aku pilih warna putih supaya kesan accentuate dari dressnya tetap jadi fokus utama. Selain itu warna putih cocok untuk dipadukan dengan semua warna dan motif apapun.

Untuk jilbabnya aku juga pilih warna yang senada dengan warna dress. Pilihan jilbab model segiempat adalah yang paling praktis digunakan untuk segala situasi dan menjaga kamu tetap stylish hanya dengan membuat ikatan dibagian belakang. Yang paling penting style ini akan bersahabat juga dengan angin yang berhembus.

Beri sentuhan akhir dengan menambahkan aksesoris. Topi dan kacamata (this one is also the one item i couldn’t leave out). Oh ya, aku mempertimbangkan untuk tidak merusak perhatian pada dress dengan memilih topi yang tidak terlalu lebar.

Sorry girls, i wear fabulous dress to the beach. How about you?

We believe  that fashion is about feeling great in the looks we love and feeling great in who we are. Lets dress up!

What's the next? let me know what interest you. Kindly leave your comment here. xoxoo























21 January 2017

Mengerjakan PPh Pasal 21 di E-SPT, membuat SSP dan melaporkan data ke KPP

Sebagai pemotong pajak atas penghasilan yang wajib dilakukan oleh pemberi kerja, bendahara pemerintah, dana pensiun, badan dan penyelenggara kegiatan maka kita perlu mengetahui bagaimana cara perhitungan sampai dengan pembuatan SPT. Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara mengerjakan SPT masa PPh Pasal 21 menggunakan E-SPT.

Gbr 1. Bagi WP badan yang baru kali pertama menggunakan aplikasi ini maka harus memasukkan identitas pemotong PPh Pasal 21, disini saya gunakan contoh PT. Prima Indonesia. Jika semua identitas telah terisi maka pilih simpan. Kemudian baru kita bisa menggunakan menu yang tersedia. 

Gbr 1

Gbr 2. Klik Pilih SPT – Buat SPT Baru maka akan muncul tampilan seperti gambar berikut, pilih sesuai yang ingin dibuat.
 
Gbr 2

Gbr 3. Klik Pilih SPT – Buka SPT maka akan tampil SPT yang sudah kita buat. Klik lalu pilih buka.

Gbr 3

Gbr 4. Perhatikan menu yang tersedia pada Gbr 3, sebelum kita membuat SPT baru maka menu Isi SPT belum aktif (warna abu). Lihat Gbr 4 semua menu sudah aktif. Pilih Isi SPT – Daftar Pemotongan Pajak (1721-I) – Satu Masa Pajak.
Gbr 4
Gbr 5. Daftar Pemotongan Pajak Bulanan. Terdiri dari tiga bagian. Bagian A digunakan untuk pegawai tetap yang penghasilannya diatas PTKP, sebaliknya untuk bagian B. Klik Tambah di kanan bawah.
Gbr 5

Gbr 6. Muncul template Input Data Pemotongan Pajak. Data yang kita input ke E-SPT berasal dari data yang dibuat pada Microsoft Excel, ini merupakan syarat mutlak. Kita bisa menggunakan Copy Paste untuk lebih cepat dari Excel ke E-SPT. Seperti contoh dibawah ini :



Perhatikan Kode Objek Pajak, ada dua pilihan menu yang 21-100-02 untuk Pegawai Tetap dan 21-100-02 untuk Penerima Pensiun. Template Kode Negara Domisili bisa dibiarkan kosong karena sudah otomatis tercatat sebagai Indonesia.

Gbr 6
Gbr 7. Data yang sudah kita input akan muncul pada bagian A. Pengisian bagian B adalah untuk Pegawai tetap yang penghasilannya dibawah PTKP. Tidak perlu dirinci karena tidak disediakan templatenya, maka cukup diisi penjumlahan keseluruhan. Jumlah pegawai dan jumlah penghasilan bruto. Bagian C harus sama dengan total jumlah penghasilan bruto dan total jumlah pajak penghasilan yang dipotong pada pencatatan Excel yang sudah dibuat.

Gbr 7
 Gbr 8. Selanjutnya kita lakukan pengisian Daftar Bukti Potong Tidak Final untuk pegawai tidak tetap.
 
Gbr 8
 Gbr 9. Template yang muncul terdiri dari bagian A untuk identitas dan seterusnya. Sama seperti input sebelumnya kita bisa melakukan Copy Paste dari Excel ke E-SPT.
Gbr 9
Gbr 10. Perhatikan bagian B lalu klik dibawah kolom Kode Objek Pajak ada icon (...) maka akan muncul Daftar Kode Objek Pajak. Pilih dan isikan sesuai dengan data pada Excel. Maka akan terlihat seperti Gbr 11 dan 12
Gbr 10

Gbr 11

Gbr 12
Gbr 13. Setelah selesai melakukan pengisian maka seluruh daftar yang sudah dicatat akan muncul. Pastikan jumlah total sama dengan pencatatan pada Excel.
Gbr 13
 Gbr 14. Buka SPT Induk untuk mengetahui jumlah PPh 21 yang harus disetor. Sudah pada tahu dong gimana cara menyetor pajak, pake SSE (Surat Setoran Elektronik) yang kita buat melalui ID Billing. Setelah melakukan pembayaran maka kita input kode billing pembayaran kedalam E-SPT di daftar SSP (Surat Setoran Pajak).
 
Gbr 14
 Gbr 15. Isikan bukti setor pajak yang sudah dilakukan disini. Lalu pilih simpan.

Gbr 15
Gbr 16. Kembali ke SPT Induk, klik Lampiran D dan beri ceklist pada nomor.7 dan isikan jumlah lembar SSP. Jangan lupa mengecek bagian E untuk mengisi tempat pemotong.

Gbr 16

Gbr 17
 Gbr 18. Yang terakhir adalah cara membuat file CSV untuk dilaporkan ke KPP. Pilih menu CSV - Pelaporan SPT. Perhatikan Gbr 19, pilih SPT yang akan dibuatkan file CSVnya. Kolom PPh Terutang dan SSP/Pbk disetor harus terisi karena sebelumnya kita sudah membuat SSP. Terakhir klik Buat File CSV.
Gbr 18
Gbr 19
Semoga bermanfaat. Jika ada yang kurang jelas dan pertanyaan bisa menghubungi saya by email. Terimakasih.

#PPhPasal21 #gopajak #ESPT # SSP

01 November 2016

Sinopsis Tentang Kamu - Darwis Tere Liye

Judul           : Tentang Kamu 
Penulis        : Tere Liye 
Editor          : Triana Rahmawati 
Penerbit       : Republika 
Halaman      : 524 
Cetakan       : I, Oktober 2016 

Novel karya Tere Liye kali ini memiliki kurang lebih lima latar belakang, London, Pulau Bungin, Surakarta, Jakarta dan Paris. Yang pertama kita akan memulai dari Belgrave Square, London di sebuah firma hukum yaitu Thompson & Co. Zaman Zulkarnaen, bekerja di Thompson & Co sebagai junior associate sejak dua tahun lalu setelah menyelesaikan kuliah master hukum di Oxford University.   

Asal muasal kisah ini adalah kematian seorang wanita tua di sebuah panti jompo di Paris yang ternyata adalah seorang milliader. Bahkan kekayaan yang dimiliki menyaingi kekayaan yang Ratu Inggris.Thompson & Co diminta mengurus atas harta warisan wanita tersebut, dan yang menanganinya langsung adalah Zaman. Zaman dipilih langsung oleh penguasa tunggal Thompson & Co bukan tanpa alasan. Karena Zaman dan kliennya tersebut memiliki kewarganegaraan yang sama, Indonesia.  

Panti Jompo yang letaknya berdekatan dengan icon Kota Peranciss yaitu menara Eiffel adalah tempat investigasi pertama dimulai. Aimee, seorang gadis petugas panti yang akrab sekali dengan Sri Ningsih sejak kedatangannya dipanti sampai Sri Ningsih menghembuskan nafas terakhirnya. Aimee memberikan agenda milik Sri kepada Zaman agar bisa digunakan sebagai petunjuk.
Halaman pertama agenda Sri, dibaliknya ada foto Sri dengan latar belakang Pulau Bungin, Sumbawa , Indonesia. Sri Ningsih, lahir di Pulau Bungin tahun 1940-an. Usianya sekarang sekitar 70-an (th 2016). Sri Ningsih adalah buah hati dari Nugroho dan Rahayu. Sejak lahir Sri seorang piatu. Ayahnya pelaut yang tangguh, kehidupan keluarga mereka lebihd ari cukup. Sejak dalam kandungan Rahayu sama sekali tidak ingin anaknya menjadi seorang pelaut. Maka Nugroho menepati janji yang ia buat terhadap istrinya, menyekolahkan Sri di pulau seberang. Sejak kecil tak terbilang betapa tangguhnya Sri ,setiap hari harus melakukan perjalanan menggunakan perahu agar bisa bersekolah. 
Setelah kejadian tersebut Ibu tiri Sri yang dulu menyayangi Sri perangainya berubah. Beruntung Sri memiliki seorang teman baik bernama Ode, anak kepala kampung Pulau Bungin. 
Setiap selesai membaca epilog saya seperti merasa selalu jatuh hati dengan karyanya. Mengusung tokoh yang 'sederhana' dalam sebuah paragraf yang bisa menghasilkan energi luar biasa bagi pembaca.


Ayahnya menikah lagi di penghujung tahun 1954 dengan Nusi Maratta yang kemudian melahirkan Tilamuta. Diusia Sri yang ke sembilan tahun 1955 ayahnya meninggal karena badai. 


Ode, tahu benar tentang Sri selama tinggal di Pulau Bungin. Ibu tiri Sri memaksa Sri mengerjakan semua urusan rumah, juga mencari uang. Sri putus sekolah. Paginya repot mengurus urusan rumah, siang sampai petang mencari teripang dan bulu babi untuk dijual, malam-malam tidur di teras rumah tanpa alas. Kehidupan Sri  terbalik seratus delapan puluh derajat.  

Nusi Maratta meninggal karena peristiwa kebakaran. Tilamuta yang selamat bersama Sri meninggalkan Pulau Bungin dengan bantuan guru sekolah Sri, Tuan Guru Bajang. Sri dan Tilamuta dikirim ke pondok pesantren Kiai Ma’sum di Surakarta, tahun 1961. 

Setelah menapaktilasi tempat kelahiran Sri, Zaman bergegas menuju Surakarta. Menggunakan pesawat jet pribadi milik firma hukum tempatnya bekerja. Sebenarnya sebulan yang lalu Zaman baru saja pulang ke Bandung, menengok Ibunya.  

Sri memiliki sekaligus dua orang sahabat sejak tinggal di pondok pesantren milik Kiai Ma’sum. Nur’aini, gadis berusia lima belas tahunan yang seumuran dengan Sri adalah anak Kiai Ma’sum. Sulastri, seorang guru yang mengajar di pondok pesantren tersebut. Persahabatan merupakan hal penting dalam kisah hidup Sri. Karena didalam buku agenda Sri, terpasang sebuah foto Sri dengan dua orang sahabatnya

Beruntung Zaman bisa menemui salah satu dari keduanya yaitu Nur’aini putri Kiai Ma’sum yang meneruskan mengelola pesantren namun sekarang sudah dilanjutkan oleh putranya. Nur’aini yang usianya tidak bisa dibilang muda lagi, saat mengetahui maksud kedatangan Zaman untuk mengurus harta warisan milik Sri Ningsih sahabatnya sama sekali tidak tercengang. Bagi Nur’aini yang tahu benar siapa Sri, maka tidak heran jika sahabat yang ia puji keluasan hati dan rasa sabarnya memiliki harta warisan yang tak terhitung. Nur’aini menceritakan tentang persahabatan mereka bertiga dan seluruh kejadian. Kejadian yang langsung dialami oleh Nur’aini maupun yang diceritakan oleh Sri. Sebuah persahabatan yang rusah karena rasa dengki yang dimiliki oleh Sulastri. 

Mereka bertiga hidup rukun didalam pesantren. Sulastri sudah menikah dengan salah seorang guru yang mengajar dipondok pesantren, Musoh. Setelah Nur’aini dan Sri selesai sekolah mereka berdua juga mengajar di pondok pesantren sama seperti Sulastri. Kemudian Nur’aini menikah karena telah dilakukan perjodohan dua keluarga. Arifin yang menikah dengan Nur’aini memang berbakat untuk membantu Kiai Ma’sum mengurus pesantren. Dimana sebelumnya urusan tersebut adalah tugas Musoh.  

Kemudian muncul rasa dengki dihati Musoh terhadap Arifin. Dampaknya  terhadap persahabatan diantara Sri, Nur’aini dan Sulastri. Sulastri lantas mendukung Musoh untuk menjatuhkan Arifin.  

Sebuah pengkhianatan akhirnya terjadi. Satu kejadian yang membuat Nur’aini kehilangan kedua orang tuanya, puluhan nyawa tak terselamatkan, begitu juga dengan Tilamuta yang tinggal dipondok pesantren milik Kiai Ma’sum. Luka yang tak kunjung sembuh setelah puluhan tahun berlalu. Sulastri dan Musoh adalah penyebabnya. Pesantren porak-poranda akibat ulah sepasang suami istri yang hatinya dipenuhi rasa dengki. Sri yang mengetahui rencana Musoh dan Sulastri sebelumnya berusaha mencegah, namun sayang dengki telah membuat seluruh panca indera keduanya tertutup. 

Setelah peristiwa tersebut, Sri yang telah kehilangan seluruh anggota keluarganya memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Mencari pekerjaan hingga akhirnya menjadi seorang guru di Sekolah Rakyat.  

Semenjak tinggal di Jakarta Sri hanya berkirim surat dengan Nur’aini untuk berkomunikasi. Menceritakan semua yang dialaminya di Ibuota. Hanya Nur’aini-lah satu-satunya yang bisa ia ajak berbagi kehidupan saat itu. Sri memiliki banyak profesi setelah menetap di Jakarta. Pertama ia menjadi guru di Sekolah Rakyat, pedagang kaki lima, pemilik sebuah perusahaan sewa mobil dan seorang buruh pabrik. Buruh pabrik sabun yang berbakat, Sri bahkan sempat ke Singapura. Semua kejadian sulit yang menimpa Sri tidak lantas membuat ia berhenti. Selalu bersemangat di setiap penghujung surat yang dikirim ke Nur’aini. 

Setelah beberapa kali berganti profesi, akhirnya Sri menjadi pemilik sebuah pabrik sabun. Dari sinilah awal kekayaan yang dimiliki Sri, seorang milliader asal Indonesia yang meninggal di Paris beberapa hari lalu. Zaman terus melakukan penyelidikan dibantu dengan agenda Sri, dan tambahan surat-surat yang diberikan oleh Nur’aini. 

Pabrik sabun tersebut diberi nama Rahayu. Dipimpin langsung oleh Sri, bukan seorang dari lulusan sekolah bisnis hanya seorang dengan kegigihan dan sifat sabarnya yang membuat orang termangu ketika mengetahui sudah berapa kali kejadian pilu yang terjadi di kehidupan Sri. Sri memilik kanan tangan, Catherine. Seorang anak yang ia tolong dari Jakarta yang katanya kejam, ia beri makan dan pekerjaan.  

Catherine adalah orang selanjutnya yang Zaman temui setelah Nur’aini. Pabrik sabun milik Sri sekarang dikepalai oleh Catherine setelah Sri menjual 100% kekayannya dengan SPV. Setelah melakukan transaksi penjualan pabrik tersebut Sri pergi ke London. Tidak ada yang tahu, Catherine dan Nur’aini pun tidak tahu menahu, kehilangan malah. 

London, 1980-1999. Sri tinggal di salah satu apartemen di perkampungan masyarakat asia,profesinya sekarang seorang pengemudi Angkutan Kota London. Sri memiliki keluarga baru dari tempat tinggal barunya, keluarga India. Di usianya yang sudah hampir kemudian Sri menikah dengan pemuda asal Turki, Hakan Karim. Masa-masa paling bahagia dalam kehidupan Sri. Memiliki belahan jiwa yang sungguh mau melakukan apa saja hanya untuk melihat senyum dari wajah wanita yang pertama kali ia temui di angkutan kota. Keluasan hati dan rasa sabarnya kembali di uji. Dua kali berkesempatan memiliki momongan, dua kali pula kesempatan itu hilang. Tidak berhenti disitu, di tahun ketigabelas usia pernikahannya Hakan pergi untuk selama-lamanya. Tepat di penghujung tahun 1999 bulan Desember, Sri meninggalkan London tanpa diketahui oleh siapapun. Kejadian ini sama persis dengan sembilan belas tahun lalu ketika Sri menghilang setelah menjual 100% kekayaan pabriknya, pergi meninggalkan Jakarta. 

Tinggal di sebuah panti jompo dengan orang-orang seusiannya. Enam puluh tahunan usianya. Sri menjadi seorang guru tari disebuah sekolah di dekat panti. Semangatnya tidak pernah luntur, meski kulitnya mulai keriput dan rambutnya beruban. Sri bersama murid-muridnya terbang berkeliling dunia dengan Tari-tarian yang Sri ajarkan. Diundang oleh beberapa kedutaan Paris yang berada di luar negri, dari satu benua ke benua lainnya. Tepat di penghujung umurnya Sri genap sudah pernah menginjakkan kaki di lima buah benua, yang terakhir adalah Australia.  

Masa-masa terakhirnya di panti jompo, tidak dihabiskan begitu saja. Sama seperti sebelumnya saat meninggalkan Indonesia, Sri meninggalkan seluruh hartanya dengan cara yang tidak pernah terpikirkan. Pun kali ini, surat mengenai pembagian harta warisan telah dibuat olehnya. Sebelum hari Sri menghembuskan nafas terakhirnya ia menyuruh seseorang mengirimkan dua surat. Sebuah surat untuk firma hukum tempat Zaman bekerja, dan sebuah surat lagi yang dikirim adalah surat wasiat.  

Demi mempertahankan kepemilikan dan keadilan atas harta tersebut, maka Zaman harus menemukan surat wasiat pembagian harta yang ditulis oleh Sri. Didalam surat tersebut termuat, nama-nama diatas, orang-orang yang pernah bersinggungan langsung dengan kehidupan Sri. Mulai dari Tilamuta adik Sri yang ternyata masih hidup, Ode, Tuan Guru, Bajang, Catherine, orang-orang di London, dan Aimee. Tentu saja Zaman Zulkarnaen berhasil memecahkan kasus Sri Ningsih, sekaligus membuat ia menduduki kursi senior lawyer di Thompson & Co.  

Novel Tentang Kamu memberi kita banyak pelajaran dari setiap tokohnya. Bagaimana tangguhnya Sri yang 1000x jatuh maka harus dipastikan 1001x kita bangkit. Sri yang memiliki hati dengan batas kemampuan sabar yang ternyata tak memiliki batas. Tidak menangisi suatu hal yang telah berakhir, namun tersenyum karena hal tersebut pernah terjadi.


Selamat membaca!


29 October 2016

Pidakan Beach

I’m a huge fan of beach. Anyone? I have a whole of my day in some beach. Oh, I did. Pacitan, who does not know this a beatifull little city. If you doesn’t, you should  know. Pacitan given you sooooooo many choises beach for spending your holiday. I put on of this. Pidakan Beach.

That's quite weird why? Comes from Javanese language the meaning of Pidakan is foothold. In Pacitan you can find spot tons of beach with strange name. Located at Godek, Jetak Village, Tulakan (sub-district), Pacitan, East Java. It will take a little long, I need an hour  from downtown. Don’t worry, the scenery all along the way will give me spirit to reach the place.

Let me show you how to take the way from downtown of Pacitan. Go heading to Arjowinangun Market, find fork and turn right towards to Kebonagung. Follow the way till you find A Long Straight Road that’s called Jalur Lintas Selatan (South Cross Path: basa inggrisnya mungkin gini). After you get into Tulakan (sub-district), please keep an eyes along at the right side. A sign will be able in the right side of the roads. At this time I just found name plate with small size, but now you will easly to find the sign for lead you to Pidakan Beach. The government has made a better development for made tourist/traveler being comfortable.

A ticket for Pidakan beach is very cheaper IDR 2k/person. During get to the place you must make a little harder effort because the road being terrify. I’m face the rocky downhill path. Difficult way will lead you to the beautiful destination.  

Anyway, it was a cloudy day. But it never gave up on me. The view is just breathtaking, and it just preety quite when I was there for the first time. I was surprised by the Pidakan Beach. Look along the shoreline fulfil of stone. Many kinds size of this stone. Start from a little, medium and big.  Blue sea, white sand and wave is always cure.

As I said, development in this area is better but a little slowly. If you fell hungry after all along way you can find food stand. An ordinary food stand, but it relieve a lot if you don’t bring some dishes. Hence, never imagine you will see a poolside, restaurant or cafĂ© in this area. But still I can hope I can see those very soon. Might be the government made a lot revolution for all tourism spot in Pacitan.